20 Mei 2010

Perahu Kertas - Dee


Review time!! XD

Dah lama pengen ngereview buku ini, tapi sepertinya belum ketemu kata-kata yang pas. Malam ini memutuskan, baiklah, saya tulis apa adanya saja. Hehehe...

Karya Dee selalu bikin gw penasaran. Apalagi setelah baca seri Supernovanya. Satu kata, wooww!! Bisa dibilang, saya cinta berat sama karya-karya Dee. Gabungan istilah-istilah berat, filosofi, dan cerita cinta. Untuk tahu, silahkan baca sendiri.

Makanya, saya agak kaget waktu mulai membaca novel ini. Istilahnya.. ringan banget. Bahkan dibandingkan kumpulan cerpennya yang berjudul "Filosofi Kopi". Tapi mengingat kalau ini cerita yang ditulis ulang, mungkin idenya memang dari zaman isi kepala Dee belum se"berat" sekarang. Hehehe...

After all, this novel is enjoyable. Gw suka gaya penceritaannya yang mengalir. Walaupun lompatan waktunya cukup besar. Merangkum perjalanan hidup selama beberapa tahun kan bukan hal gampang. Tapi.. ini Dee gitu lho.. Hehehe... (oh... i guess this is just me being fangirl XD)

** SPOILER ALERT**

Inti dari Perahu Kertas, kalau boleh saya rangkum jadi satu kata, adalah soulmate. Sederhana, tapi jadi harga mati buat kebahagiaan dua tokoh utama di dalamnya.

Pertemuan Kugy dan Keenan, kemiripan cita-cita dan tujuan hidup, sama-sama aneh. Gw merasa, itulah yang paling diinginkan sebagai calon kekasih idaman (yah minimal buat gw =P). Nyambung dari sananya. Ga pake berusaha buat nyambung. Hehehehe....

Yang lucu, tentu karena masing-masing harus jadian dengan orang lain dulu. Tentu kalau langsung jadi ga seru dunk... Hehehe... Di sini gw paling suka karena, setelah sekian lama berpisah, mereka bisa bertemu lagi, bahkan ternyata takdir mereka itu ga jauh-jauh amat. Seakan-akan, mau bagaimanapun, mereka tetap akan saling terkait. How romantic is that??? 


Waktu membaca ini, gw yang memang suka sama genre drama, jadi mau percaya, bahwa soulmate itu ada. Kalau ada seseorang di luar sana yang ditakdirkan untuk kita. Dan kemudian berharap, bahwa akhirnya akan bahagia seperti Kugy dan Keenan.

And let me share my favorite lines from the novel...

"... Ia tertegun. Juga tidak yakin dengan penglihatannya. Seluruh rongga tubuhnya seketika teraliri oleh hawa hangat. Rasanya utuh dan damai. Cuma satu orang yang mampu membuatnya seperti itu. Dan orang itu tak perlu melakukan apa-apa lagi selain hadir dan ada..."

Hope I'm destined to feel love like this. ^^

Tidak ada komentar: